riaugemilang.com, Tembilahan – Pedagang Pasar Subuh Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, melaksanakan pengecoran jalan secara swadaya pada 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas jual beli di kawasan pasar.

Pengecoran jalan dibiayai dari hasil swadaya para pedagang. Dana pembangunan dikumpulkan melalui iuran pedagang serta uang sampah yang selama ini dikelola bersama.
“Pengumpulan dana dilakukan secara swadaya oleh pedagang Pasar Subuh. Selain dari iuran pedagang, dana juga berasal dari uang sampah yang kemudian digunakan untuk membangun jalan di Pasar Subuh,” ujar Desril, pedagang Pasar Subuh.

Para pedagang berharap dengan selesainya pengecoran jalan, aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.
Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kabupaten Indragiri Hilir yang telah menyediakan tempat usaha bagi para pedagang.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati yang telah menyediakan tempat usaha untuk kami. Dulu kami membayar tempat usaha setiap tahun sebesar Rp 2 juta. Sekarang, Alhamdulillah, kami hanya membayar uang distribusi dan uang sampah. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati, semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi beliau,” ujar Desril.
Pengecoran jalan secara swadaya ini menjadi wujud semangat kebersamaan dan gotong royong para pedagang dalam menciptakan lingkungan pasar yang lebih baik. Diharapkan dengan adanya jalan yang lebih baik, aktivitas perdagangan di Pasar Subuh Tembilahan semakin lancar dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Nurhayati




