
GAUNG, INDRAGIRI HILIR | riaugemilang.com – Jajaran Polsek Gaung bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan verifikasi, pemadaman, dan pendinginan terhadap dua titik hotspot yang terpantau melalui dashboard aplikasi Lancang Kuning, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah Dusun Simpang Buluh, Desa Teluk Merbau, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Berdasarkan hasil pengecekan pada dashboard Lancang Kuning pada pukul 13.12 WIB, terpantau dua titik api di wilayah Desa Teluk Merbau. Kedua titik tersebut berada pada koordinat yang terpantau dalam sistem dan setelah dilakukan pengecekan di lapangan ditemukan adanya area terbakar dengan luas sekitar 3 hektare.
Dalam kegiatan penanganan tersebut, personel gabungan yang dilibatkan terdiri dari 3 personel Polri, 5 personel RPK PT GIN, 5 personel RPK PT SAGL, 5 orang Masyarakat Peduli Api (MPA), 1 orang kepala dusun, serta 10 orang masyarakat.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan verifikasi terhadap titik hotspot sekaligus melaksanakan pemadaman dan pendinginan. Petugas juga membuat sekat bakar untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
Kondisi lahan yang terbakar merupakan lahan gambut, sehingga proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara maksimal untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyebabkan kebakaran.
Untuk mendukung proses pemadaman, petugas menggunakan dua unit mesin mini striker, selang, dan nozzle.
Selain melakukan penanganan terhadap kebakaran, petugas juga melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran serta mengidentifikasi pemilik lahan maupun pihak yang diduga menjadi pelaku. Hingga saat ini, pemilik lahan dan pelaku masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Gaung juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi lahan gambut sangat mudah terbakar dan api dapat menyebar dengan cepat.
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya jauhnya sumber air dari titik api serta sulitnya jaringan komunikasi di lokasi kebakaran.
Meski api utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap. Oleh karena itu, kegiatan pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan mencegah munculnya kembali api.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Polsek Gaung menegaskan bahwa upaya verifikasi dan penanganan hotspot akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Gaung.
(Heriansyah)




