
GAUNG, INDRAGIRI HILIR | riaugemilang.com – Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto memimpin langsung kegiatan verifikasi, pemadaman, dan pendinginan titik hotspot yang terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning di wilayah Sungai Kiri-Kiri, Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (4/9/2026).
Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan setelah terpantau sejumlah titik hotspot di wilayah Desa Lahang Hulu. Setelah dilakukan verifikasi di lapangan, ditemukan lokasi kebakaran di kawasan Sungai Kiri-Kiri, Desa Lahang Hulu.

“Setelah dilakukan verifikasi, tim langsung melaksanakan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran,” ujar AKP Edi Dalianto.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Gaung bersama Manajer Kebun PT GIN Noferi, personel Polsek Gaung, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT GIN, serta masyarakat turun langsung melakukan penanganan kebakaran.
Sebanyak 35 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 4 personel Polri, 20 personel RPK PT GIN, dan 11 orang masyarakat.
Untuk mencapai titik api, tim harus menempuh perjalanan dengan akses yang cukup sulit. Perjalanan diawali menggunakan pocai menuju kawasan PT GIN, kemudian dilanjutkan menggunakan speed boat. Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor sejauh kurang lebih 3 kilometer, kemudian berjalan kaki sekitar 1 kilometer hingga tiba di lokasi kebakaran.
“Medan dan akses menuju lokasi cukup sulit. Tim harus menggunakan beberapa moda transportasi dan kemudian berjalan kaki untuk mencapai titik api,” jelas Kapolsek.
Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare. Lahan tersebut berupa semak belukar, dengan struktur tanah gambut dan kondisi geografis berupa dataran rendah.
Sementara itu, pemilik lahan masih dalam penyelidikan. Penyebab kebakaran dan pihak yang diduga sebagai pelaku juga masih dalam proses penyelidikan.
Dalam upaya pemadaman, tim menggunakan sejumlah peralatan, yakni 1 unit minitraktor, 2 unit mesin Firman, dan 40 gulung selang.
AKP Edi Dalianto menjelaskan, hasil penanganan di lapangan menunjukkan bahwa api di permukaan lahan telah berhasil dipadamkan. Namun, karena lokasi merupakan lahan gambut, tim tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih tersisa.
“Api di permukaan sudah berhasil dipadamkan. Selanjutnya kami tetap melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang masih tersisa,” kata AKP Edi Dalianto.
Kegiatan pendinginan akan dilanjutkan hingga Sabtu pagi, 5 September 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan bara api yang kemungkinan masih berada di permukaan maupun di dalam lapisan tanah benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
“Pendinginan akan dilanjutkan sampai besok pagi untuk memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman dan tidak ada lagi titik api maupun asap,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan di lapangan, salah satu kendala yang dihadapi tim adalah sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan upaya ekstra.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, petugas juga melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Kapolsek Gaung menegaskan bahwa penanganan akan terus dilakukan sampai lokasi dipastikan aman.
Hingga kegiatan berakhir, api telah berhasil dipadamkan dan proses pendinginan masih dilanjutkan, dengan situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali.
(Heriansyah)




