
GAUNG, INDRAGIRI HILIR | riaugemilang.com — Kapolsek Gaung AKP Fadly, S.H. memperkuat koordinasi lintas sektoral bersama unsur pemerintahan, TNI, perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir.
Koordinasi tersebut berlangsung melalui rapat lintas sektoral sekaligus temu ramah Kapolsek Gaung bersama para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Gaung, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang digelar di ruang rapat Kantor Camat Gaung, Jalan Riau, Kelurahan Kuala Lahang, tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri Camat Gaung Fauziah, S.KM., M.KM., Kapolsek Gaung AKP Fadly, S.H., Koramil 05/GAS Lettu Inf. Sugianto, Danposramil Gaung Pelda Tota Simbolon, perwakilan perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, personel Polsek Gaung, personel Koramil 05/GAS serta para undangan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Gaung menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi seluruh unsur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
AKP Fadly menyampaikan bahwa Polsek Gaung akan membangun sarana komunikasi bersama melalui grup WhatsApp yang melibatkan unsur Forkopimcam, aparatur desa dan pihak perusahaan di wilayah Kecamatan Gaung.
Grup tersebut nantinya diharapkan menjadi sarana mempercepat komunikasi terkait Kamtibmas, penyampaian informasi program pemerintah, hingga koordinasi dalam penanganan Karhutla.
“Penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparatur desa, perusahaan dan masyarakat. Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi yang cepat ketika terjadi potensi maupun peristiwa Karhutla,” ujar AKP Fadly dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa wilayah Kecamatan Gaung memiliki kawasan dengan struktur tanah gambut yang relatif mudah terbakar. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat diminta berperan aktif melakukan pencegahan, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
AKP Fadly menegaskan, Polsek Gaung bersama Polres Indragiri Hilir akan melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar.
Selain membahas Karhutla, forum tersebut juga menjadi ruang penyampaian sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kondisi wilayah dan pelayanan masyarakat.
Salah satunya disampaikan Kepala Desa Lahang Tengah Rino, S.Kom. yang mempertanyakan status Jembatan Perintis Garuda di desanya serta meminta kejelasan mengenai tindak lanjut terhadap kondisi jembatan yang dinilai menghambat aktivitas masyarakat pengguna jalur perairan, terutama saat air pasang.
Menanggapi persoalan tersebut, Danramil 05/GAS menyampaikan bahwa Dandim 0314/Inhil telah melakukan koordinasi dengan Kodam I/Bukit Barisan dan direncanakan akan menurunkan tim untuk melakukan survei kelayakan jembatan.
Apabila hasil survei menyatakan jembatan layak, selanjutnya akan dilakukan proses penyerahan dari Kodim 0314/Inhil kepada pihak Desa Lahang Tengah. Setelah proses penyerahan tersebut, pihak desa dapat melakukan peninggian jembatan dengan tetap mempertahankan bentuk jembatan.
Sementara itu, Kepala Desa Semambu Kuning meminta pemerintah segera memperjelas tapal batas antarwilayah desa. Menurutnya, kejelasan batas wilayah penting untuk menghindari persoalan koordinasi, termasuk dalam penanganan Karhutla pada wilayah yang berbatasan antardesa.
Camat Gaung Fauziah menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terkait persoalan tapal batas tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, terkait upaya pencegahan Karhutla, disampaikan pula rencana pembentukan posko penanganan Karhutla di setiap desa di wilayah Kecamatan Gaung.
Camat Gaung sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus koordinasi antara Forkopimcam dengan unsur masyarakat, pemerintahan desa dan perusahaan dalam menjaga situasi Kamtibmas.
Sementara itu, unsur Koramil 05/GAS mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintahan desa untuk terus bersinergi dengan Forkopimcam dalam menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di Kecamatan Gaung.
Rapat koordinasi dan temu ramah Kapolsek Gaung tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif.
Melalui forum tersebut, Polsek Gaung menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang lebih aktif dengan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas dan Karhutla di wilayah Kecamatan Gaung.
(Heriansyah)




