riaugemilang.com, TEMBILAHAN, INDRAGIRI HILIR — Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan menggelar Yudisium Sarjana ke-XV Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Gedung Puri Cendana, Tembilahan.
Sebanyak 172 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.), terdiri atas 69 mahasiswa jalur reguler dan 103 mahasiswa melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Salah satu lulusan yang mencuri perhatian adalah Handi Rio Wijaksono, S.H., seorang jurnalis yang berhasil meraih predikat Dengan Pujian (Cumlaude) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 melalui jalur RPL.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman kerja, aktivitas sosial, dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi bekal berharga dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.
Sebelum mengikuti yudisium, Handi Rio Wijaksono telah menjalani ujian komprehensif lisan atau ujian tugas akhir pada Sabtu, 25 Juli 2026. Dalam ujian yang berlangsung di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum Unisi tersebut, ia memperoleh nilai A.
Usai dinyatakan lulus, Handi Rio Wijaksono mengungkapkan rasa syukur dengan melakukan sujud syukur di ruang tersebut.
Adapun tugas akhirnya berjudul “Perlindungan Hukum Perdata Hak Atas Tanah Masyarakat Terhadap Pengelolaan Lahan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Desa Kembang Mekar Sari, Kecamatan Keritang.”
Dalam penyusunan tugas akhir itu, Handi Rio Wijaksono dibimbing oleh Darmiwati, S.H., M.H. selaku Pembimbing I dan Didi Syaputra, S.H., M.Kn. selaku Pembimbing II.
Sementara itu, tim penguji terdiri atas Dr. Triyana Syafitri, S.H., M.H. dan Dr. Bambang Sasmita Adi Putra, S.E., S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum Unisi.
Perjalanan Handi dalam menempuh pendidikan tinggi tidak terlepas dari pengalaman hidup dan perjuangan yang panjang. Sebelum menyelesaikan pendidikan sarjana hukum, ia pernah menjalani berbagai pekerjaan, mulai dari pekerja serabutan, pengemudi ojek pangkalan, hingga bekerja di perusahaan.
Pengalaman tersebut membentuk kedisiplinan dan ketekunannya dalam menjalani kehidupan sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
Sebelumnya, Handi Rio Wijaksono juga pernah menempuh pendidikan di Universitas Putera Batam (UPB). Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan dengan menjadi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Majelis Taklim, serta merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Pengurus Cabang (PC) PMII Batam.
Selain itu, ia aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk di Paguyuban Warga Madiun (PWMA) dan Madiun Avia Van Batam (MAVB).
Aktivitas organisasi dan sosial tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat serta memperluas wawasan dan pengalaman dalam berorganisasi.
Dalam kesehariannya, Handi Rio Wijaksono berprofesi sebagai jurnalis yang aktif mengangkat berbagai persoalan masyarakat melalui pemberitaan. Baginya, profesi jurnalistik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi dan mendorong perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia juga terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya. Salah satunya dengan mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada anak-anak di masjid tempat ia tinggal.
Selain berprofesi sebagai jurnalis, Handi Rio Wijaksono juga pernah mengemban amanah sebagai pimpinan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Enok pada penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang kepemiluan dan pengawasan demokrasi.
Dengan latar belakang tersebut, gelar Sarjana Hukum yang diraihnya diharapkan semakin memperkuat kapasitasnya dalam memahami persoalan hukum, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta menjalankan profesinya secara bertanggung jawab.
Dalam kesempatan yudisium tersebut, Dekan Fakultas Hukum Unisi, Dr. H. Ali Azhar, S.Sos., M.M., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan.
Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 172 mahasiswa yang hari ini resmi menyandang gelar Sarjana Hukum. Gelar ini bukan akhir, tetapi awal pengabdian. Saya berpesan, jagalah integritas almamater dan amalkan ilmu hukum yang telah didapat untuk kemaslahatan masyarakat luas,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan dalam menjalankan profesi maupun kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, seorang sarjana hukum harus memiliki etika dan integritas, baik ketika bekerja sebagai aparat penegak hukum, aparatur negara, kepala desa, wirausaha, maupun saat berperan langsung di tengah masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unisi, Assoc. Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., M.A., mengingatkan para lulusan agar tidak cepat berpuas diri setelah memperoleh gelar sarjana.
Ia mendorong para lulusan untuk terus menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Jangan berpuas dan berbangga dengan gelar yang sudah didapat. Teruslah menimba ilmu pengetahuan, karena tantangan zaman semakin hebat. Dengan ilmu pengetahuan, insya Allah kita bisa menghadapi itu semua,” pesannya.
Rektor juga mengajak para lulusan untuk turut memperkenalkan Unisi kepada masyarakat sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa Unisi telah membuka program Magister (S2) Hukum dengan biaya yang terjangkau.
Senada dengan itu, Dr. Bambang Sasmita Adi Putra, S.E., S.H., M.H., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hukum Unisi, mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjunjung tinggi hukum, keadilan, dan integritas serta menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berada.
Wakil Ketua Yayasan Indra Education College, Muchlis, S.E., M.M., juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unisi dapat memberikan kontribusi nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Pelaksanaan yudisium tersebut dipimpin oleh panitia yang diketuai Syarifuddin, S.H., M.H., dengan Jamri, S.H., M.H. sebagai sekretaris.
Bagi Handi, keberhasilan meraih gelar Sarjana Hukum dengan predikat Dengan Pujian (Cumlaude) bukan semata-mata pencapaian pribadi. Ia mempersembahkan keberhasilan tersebut kepada kedua orang tuanya, Dartono dan Darti, yang telah memberikan dukungan dan doa dalam perjalanan hidupnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada istrinya, Ari Gusmiati, S.Pd., Gr., serta putranya, Alby Satya Wicaksono, yang menjadi bagian penting dari perjalanan dan perjuangannya menyelesaikan pendidikan.
Dukungan keluarga menjadi salah satu sumber semangat baginya untuk terus berusaha dan menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
Predikat Dengan Pujian (Cumlaude) dengan IPK 3,92 yang diraih Handi Rio Wijaksono, S.H., menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar.
Baginya, gelar Sarjana Hukum bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bekal untuk memperluas pengabdian, meningkatkan pemahaman hukum, serta terus berkontribusi bagi masyarakat melalui profesi dan kegiatan sosial yang dijalaninya.
Nurhayati




