
INDRAGIRI HILIR | Riaugemilang.com – Kapolsek Batang Tuaka meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II yang berada di Parit Panglima, Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (7/7/2026).
Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat karena kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi dan memperlancar aktivitas ekonomi warga di wilayah pesisir.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Camat Batang Tuaka , perwakilan Koramil Batang Tuaka , Kepala Desa Kuala Sebatu , para kepala desa di wilayah sekitar, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN dari , serta masyarakat Dusun Panglima.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tari persembahan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan para tokoh, pembacaan puisi oleh pelajar, doa bersama, hingga prosesi pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II.

Dalam sambutannya, IPTU Andrianto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata pengabdian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu membuka akses bagi daerah yang masih mengalami keterbatasan sarana transportasi.
”Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga simbol kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II tersebut memiliki panjang 168 meter dengan lebar dua meter. Pembangunannya berhasil diselesaikan dalam waktu 21 hari melalui kolaborasi antara personel , anggota Polsek Batang Tuaka, serta masyarakat sekitar.
Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan ini merupakan hasil sinergi antara Polri dan masyarakat yang memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di daerah pesisir.
Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar akses anak-anak menuju sekolah, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat setempat.
Program Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi oleh sendiri menjadi salah satu bentuk implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pemasangan prasasti jembatan, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
(Heri)




