
GAUNG, INDRAGIRI HILIR | Riaugemilang.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh jajaran Polsek Gaung, Polres Indragiri Hilir. Melalui sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani, Polsek Gaung melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026 di lahan pertanian Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto dan dihadiri pemilik lahan Yusuf, personel Polsek Gaung, serta masyarakat Desa Lahang Hulu.
Panen jagung ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan percepatan swasembada pangan.

Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 2 hektare dan berlokasi di Parit Bidan, Dusun I, Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung. Dari hasil panen Kuartal II tersebut diperoleh produksi jagung sekitar 500 kilogram (0,5 ton).
Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata kepada pemerintah sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
”Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil panen jagung tersebut nantinya akan didistribusikan dengan cara dijual kepada Bulog di Kecamatan Tembilahan Hulu. Sebagian hasil panen juga akan dimanfaatkan sebagai benih untuk penanaman kembali sehingga keberlanjutan produksi dapat terus terjaga.
Selain meningkatkan hasil pertanian masyarakat, program ini juga diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat di wilayah Kecamatan Gaung.
Polsek Gaung bersama kelompok tani berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan lumbung pangan di desa-desa sebagai salah satu langkah mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, petani masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya adanya serangan hama tikus serta tanaman jagung yang dirusak babi hutan sehingga hasil panen belum dapat mencapai produksi maksimal.
Meski demikian, kegiatan panen berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 12.00 WIB.
Dengan terlaksananya panen jagung Kuartal II ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung visi Indonesia menuju swasembada pangan yang mandiri.
(Heriansyah)




