
TEMBILAHAN HULU, INDRAGIRI HILIR | riaugemilang.com – Kapolsek Tembilahan Hulu, IPTU Andrianto, S.H., M.H., memimpin Upacara Penaikan Bendera Merah Putih sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu, Jalan Saptamarga, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (3/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.15 WIB tersebut mengusung tema “Sosialisasi Bahaya Narkotika, Judi Online, LGBT, dan Pencegahan Perundungan di Lingkungan Sekolah.” Upacara diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa, guru, dan tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu Agus Purwanto, S.Pd., Bhabinkamtibmas Kelurahan Tembilahan Hulu AIPDA Rusdin, S.H., para guru dan staf sekolah, mahasiswa Kukerta UNISI Kelurahan Tembilahan Hulu, serta seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu.

Dalam amanatnya, IPTU Andrianto menekankan pentingnya menanamkan disiplin sejak usia sekolah sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, para pelajar merupakan generasi penerus yang akan menentukan terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia mengingatkan para siswa agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta berani menolak ajakan yang mengarah pada perbuatan melanggar hukum.
Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman tentang pentingnya bijak menggunakan media sosial serta mewaspadai ancaman judi online yang saat ini semakin marak dan dapat merusak kondisi ekonomi maupun masa depan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak para siswa untuk menghindari serta melaporkan setiap bentuk perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma hukum maupun norma sosial yang berlaku, serta terus menjaga pergaulan yang sehat dan positif.
IPTU Andrianto turut mengingatkan seluruh pelajar agar selalu menghormati orang tua dan guru, menjaga kerukunan antar sesama siswa, serta senantiasa menjaga nama baik sekolah melalui sikap dan perilaku yang positif.
Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying atau perundungan. Menurutnya, setiap siswa memiliki hak untuk belajar tanpa adanya rasa takut akibat intimidasi maupun kekerasan dari teman sebaya.
Menutup amanatnya, Kapolsek mengajak seluruh peserta upacara untuk tetap semangat belajar, meningkatkan prestasi, serta terus mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik.
Upacara bendera selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi Polri dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan bebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
(Heriansyah)




