
GAUNG, INDRAGIRI HILIR | Riaugemilang.com – Pemerataan akses listrik masih menjadi harapan masyarakat di RT 01 RW 02, Dusun Tanjung Beringin, Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kondisi jaringan listrik yang dinilai belum memadai di Parit Gamat serta belum tersedianya sambungan PLN di Parit Bengkok menjadi persoalan yang diharapkan segera mendapat perhatian pihak terkait.
Berdasarkan data yang dihimpun, di wilayah Parit Gamat terdapat 18 rumah warga. Sebanyak 16 rumah di antaranya telah memiliki meteran atau kWh PLN dengan memanfaatkan jaringan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat dari ujung jaringan PLN di Parit Belaung, dengan jarak sekitar 1,2 kilometer.
Meski telah menikmati layanan listrik, warga masih menghadapi persoalan infrastruktur jaringan. Pasalnya, tiang penyangga kabel yang digunakan merupakan tiang berbahan kayu dan bambu yang kondisinya mulai lapuk. Bahkan, sejumlah tiang dilaporkan roboh sehingga kabel jaringan berisiko menjuntai hingga ke tanah.
Selain persoalan infrastruktur tersebut, masih terdapat dua rumah di Parit Gamat yang belum memiliki meteran listrik PLN.
Kondisi berbeda juga dialami masyarakat di Parit Bengkok. Di wilayah ini, terdapat tujuh rumah warga dan satu masjid yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik PLN.
Keterbatasan akses kelistrikan tersebut menjadi perhatian masyarakat mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas rumah tangga, pendidikan, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Terusan Kempas dapat memfasilitasi aspirasi tersebut dengan mengajukan permohonan resmi kepada PT PLN (Persero) ULP Tembilahan.
Melalui pengajuan tersebut, warga berharap pihak PLN dapat melakukan survei lapangan sekaligus menindaklanjuti kebutuhan pembangunan jaringan listrik baru di Parit Bengkok dan peningkatan infrastruktur jaringan di Parit Gamat.
Peningkatan jaringan di Parit Gamat dinilai penting, terutama terkait kebutuhan tiang dan kabel yang lebih aman serta sesuai standar teknis kelistrikan. Sementara pembangunan jaringan di Parit Bengkok diharapkan dapat membuka akses listrik bagi rumah warga dan masjid yang belum terlayani.
Terkait persoalan tersebut, awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Terusan Kempas melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan.
Riaugemilang.com tetap membuka ruang bagi Pemerintah Desa Terusan Kempas untuk menyampaikan penjelasan maupun tanggapan terkait aspirasi masyarakat tersebut.
(Heriansyah)




